G2 Helmet

Tips Menghindari Pencurian Helm

By Raden Misward, 15 Desember 2022, beritaind.com JAKARTA – Sekarang ini masih saja terjadi pencurian helm, terutama di tempat parkir yang luas dan sulit terpantau. Nah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan tersebut, kami berikan tipsnya. Seperti diketahui pencurian helm tersebut kabarnya sangat mudah dilakukan oleh para pencoleng karena beberapa pengendara motor meletakan helmnya di atas kaca spion. Dengan cepatnya si maling menggondol helmet tersebut. Helm G2, PT Poliprima Cipta Unggul (PCU) memberikan referensi alias tips agar Anda, penunggang roda dua terhindar dari hal yang tidak diinginkan itu. Sebaiknya kebiasaan Anda meletakkan helm di atas spion agar dihindari. Tips Meminimalisir Pencurian Helm Pertama, kaitkan helm ke bawah jok motor Anda. Walaupun sebenarnya pencuri masih dapat mengambil helm itu. Yakni, dengan memotong tali helmnya. Paling tidak untuk memotong tali helm tersebut si pencuri harus membawa alat potongnya dan memperlambat gerak pencuriannya. “Kedua, memasukkan helm ke bagasi motor. Inilah cara yang ampuh. Tetapi ingat, ini hanya berlaku bagi para pengendara yang mempunyai bagasi di motornya,” ucap Marjana, Direktur Helm G2 PT PCU. Ia mengatakan, selanjutnya ketiga, gembok helm ke motor. Sekarang ini sudah banyak helm yang diciptakan khusus untuk anti pencurian. Di helm itu terdapat lubang khusus untuk memasukan rantai agar dapat digembok. Tips berikutnya, keempat, bawalah helm. Ini cara yang mungkin merepotkan. Karena Anda diharuskan membawa helm disela-sela aktivitas. “Lima, bawalah helm ke penitipan. Dengan cara ini Anda memerlukan kocek. Tetapi dipastikan helm Anda itu akan aman dari pencurian,” ucapnya. Dan tips terakhir agar meminimalisir dari pencurian helm adalah tidak membawa helm yang harganya, helm branded. Disarankan pakailah helm yang standar saja. Dengan memakai helm yang biasa itu, si pencuri justru tidak akan mengambil helm Anda. Semoga bermanfaat.Tips

Bingung Pilih Helm Half Face Berkualitas? Ikuti Tipsnya

By: Suhartono, 22 September 2022, autoride.co.id Helm half face menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan oleh para bikers di Indonesia. Namun helm seperti apa yang berkualitas? Autoride – Kebaradaan helm half face memiliki banyak ragam. Karena beraneka jenis helm tersebut, tentu membuat bingung untuk menentukan helm half face yang akan dipakai. Karena ada yang diperuntukan untuk hobi dan ada juga yang dipergunakan harian. Motifnya juga bermacam-macam. Dari corak yang sangat sederhana hingga motif yang sedikit ekstrim. Yang menjadi pertanyaan di sini adalah, dengan banyaknya helm half face yang dijajakan di pasar, sebaiknya helm half face yang seperti apakah yang harus dibeli? Tentunya helm yang mempunyai motif dan bentuk fisik yang sangat menarik. Penampilan memang terlihat utama, karena itulah sosok helm ini harus menampilkan bentuk yang menarik perhatian. Penampilan merupakan hal yang utama yang diperhatikan yang dilihat kedua kelopak mata. Kedua yang harus dilihat untuk helm half face adalah coraknya. Corak dan pewarnaan yang menarik akan selalu dibeli oleh pecinta penunggang roda dua. Memang tak bisa dipungkiri corak adalah bagian dari kesenangan dan pilihan untuk Anda. Ketiga helm half face harus sudah disematkan dengan logo Standar Nasional Indonesia (SNI). Kode ini sangat penting dan harus diperhatikan oleh Anda. Ini adalah sebuah kode lisensi helm half face yang akan beredar di Indonesia. Tanpa kode tersebut helm half face itu belum memenuhi standarnya Indonesia. Dan yang terakhir harus memperhatikan hal berikut ini. 3D Wide Vision, UV Protection, Glare Guard, Aero Sell Design, Aero Flow Centre Vent dan Dual Core Protection. Ini penjelasannya, 3D Wide Vision. Kaca helm atau visor helm berbentuk tiga dimensi yang menawarkan kenyamanan visual pada saat mengendarai dalam waktu yang lama. UV Protection ini masih terkait visor, kaca depan helm sudah dilengkapi dengan uv protection yang mampu memberikan perlindungan lebih pada indra visual dari sinar ultraviolet material. Berikutnya adalah Glare Guard. Kaca helm yang satu ini memberikan kenyamanan dan keamanan dari silau matahari saat mengenderai sepeda motor waktu siang, juga mereduksi cahaya dari pengendera lain saat malam hari. Aero Sell Design adalah bentuk shell yang di desain dengan prinsip aerodinamis mampu memberikan daya stabil yang maksimal terhadap angin. Aero Flow Centre Vent merupakan sirkulasi udara dari luar dan dalam (yang masuk dan yang keluar) lancar sehingga membuat kepala pengguna tidak mudah berkeringat. Dan yang terakhir adalah Dual Core Protection. Ini adalah dua proteksi di luar dan di dalam peredam kualitas tinggi yang diformasikan dengan extra hard and soft polyfoam yang dapat memberikan keamanan kepada si pengendera. Marjana, Direktur Helm G2 mengatakan, helm G2 yang merupakan produksi PT Poliprima Cipta Unggul (PCU) tentunya memperhatikan semua aspek dalam hal penyajian helmnya untuk masyarakat Indonesia agar dipakainya nyaman dan aman. (Maston/Foto: Dok. G2)

Sangat Simpel Merawat Helm, Seperti Inilah Caranya

G2Helmet.id – Helm adalah hal yang wajib dipakai untuk para pengendara motor. Helm bersih dan kinclong, para penunggang roda dua akan lebih Percaya Diri (PD). Lalu, bagaimanakah cara merawat helm? Hindari pemakaian helm yang kotor. Selain adanya kuman yang menempel di busa ataupun visor helm tersebut, Anda akan merasa tidak nyaman, risih dan tentunya para pengendara tidak betah untuk memakai helm yang kotor itu. Berikut cara merawat helm agar helm bersih dan sehat. Pemakaian helm pun menjadi segar setiap harinya. Ada lima cara merawat helm. Langkah pertama yang harus Anda lakukan setelah helm dipakai, dianjurkan agar lebih selalu dibersihkan. Tujuannya agar debu tidak terlalu lama menempel di helm tersebut. Cara membersihkannya adalah bersihkan bagian luar helm menggunakan lap yang halus dan bersih. Seperti pakai lap kanebo yang sedikit basah. Lakukan cara lap tersebut ke helm dengan berulangkali sampai bersih. Pemakaian lap kanebo yang sedikit basah ini akan menghilangkan debu dan kotoran dibagian luar helm. Kemudian kucek lap tersebut hingga kotoran yang menempel akibat debu di helm hilang. Peras lap kanebo. Lalu usapkan lap kanebo ke helm tersebut sekali lagi. “Langkah kedua yaitu, bersihkan kaca helm. Membersihkan kaca ataupun visor helm juga sangat penting. Agar pandangan ke depan selalu terang dan jelas. Dijamin pandangan Anda tidak akan terganggu dengan kinclongnya kaca helm ini. Anda dapat membersihkan visor dengan cara melepasnya setiap selesai di pakai. Cara membersihkannya pun cukup dengan mencelupkan visor ke dalam wadah berisi air lalu goyangkan visor agar kotoran atau debu turun,” kata Niki, Manager Galeri Helm G2, PT Poliprima Cipta Unggul (PCU). Ia mengatakan, usai di cuci visor tersebut, segera keringkan. Namun ingat jangan keringkan visor secara langsung dibawah terik sinar matahari. Selanjutnya usaplah visor tersebut dengan kain microfiber. “Ketiga adalah, pakailah selalu sarung helm. Jika diperhatikan memang ini adalah hal yang sepele. Karena sebagian yang saya pantau, saat helm setelah dipakai dan bersih, si pemilik helm jarang menggunakan sarung helm. Fungsi sarung helm adalah agar helm kesayangan Anda ini tetap terjaga fisiknya. Fungsi dari sarung helm ini adalah agar helm Anda terhindar dari goresan dan debu. Dianjurkan agar helm Anda selalu menggunakan sarung helm saat Anda ingin meninggalkan helm tersebut. Tahap selanjutnya adalah cara penempatan helmnya. Letakkan helm pada posisi terbalik setelah dipakai. Lalu kenapa posisinya harus dibalik? Tujuannya agar hawa panas dalam helm keluar. Lakukan cara ini hingga hawa panas dalam helm keluar atau saat dirasa sudah dingin. Dan simpanlah helm ditempat yang aman. “Langkah terakhir adalah cucilah helm dengan rutin. Anda bisa mencuci helm (busa) seminggu sekali bahkan sebulan sekali. Sesuaikan cuci helm ini dengan intensitas pemakaian Anda. Helm bersih, pakai helm pun sehat dan nyaman.

Berikut Tips Memilih Helm yang Baik

G2Helmet.id – Helm merupakan perangkat pelindung kepala yang wajib digunakan saat seseorang mengendarai sepeda motor. Tujuannya tak lain untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan yang maksimal. Namun, bagaimanakah memilih helm yang baik dan benar itu? Ini tips dari PT Poliprima Cipta Unggul (PCU), yang memproduksi helm G2. Berbagai ragam dan tipe helm ada di segmentasi pasar otomotif roda dua di Indonesia. Begitujuga harganya yang beraneka ragam yang disesuaikan dengan corak dan tipe dari bentuk helm tersebut. PT PCU yang merupakan produsen helm G2, helm buatan dalam negeri ini memberikan tips cara memilih helm yang baik dan benar. “Pertama adalah Pastikan Punya Standar SNI. Dalam hal ini karena kita tinggal di negeri tercinta Indonesia tentunya helm yang dipergunakan harus mengikuti peraturan pemerintah. Iya, pastikan helm yang Anda gunakan memiliki logo Standar Nasional Indonesia (SNI). Logo dan label ini merupakan jaminan jika produk tersebut sudah melalui proses produksi yang baik, dengan fokus kepada kekuatan, kenyamanan, dan keselamatan. Intinya, kualitas produknya sudah masuk standar yang aman untuk dipakai di sini. Helm G2 sudah SNI,” kata Marjana, Pimpinan Produksi Helm G2 PT PCU. Ia menuturkan, kedua yaitu Pastikan Ukurannya Pas. Di pasar yang beredar ada beberapa jenis ukuran helm yang bisa dipilih. Mulai S, M, L hingga XL. Sesuaikan ukuran tersebut dengan kenyamanan kepala Anda. “Yang perlu diingat adalah hindari memilih helm yang terlalu kebesaran dan kekecilan. Efeknya perlindungan tidak maksimal dan nantinya kepala Anda akan merasa pusing,” katanya. Kemudian yang perlu diperhatikan lagi adalah Anda harus menyesuaikan memilih helm dengan kebutuhan. Bila Anda suka melakukan perjalanan jauh atau touring, sebaiknya pilih helm berjenis full face, sementara untuk Anda yang hanya berkendara di dalam kota, helm half face bisa jadi pilihan utama. Begitujuga pilihlah helm trail bila Anda suka dengan trek off-road. “Selanjutnya point terakhir adalah perhatikan tali pengikat (strap) yang ada di helm. Pastikan Anda memilih helm dengan tali pengikat atau strap yang kuat dan tidak mudah lepas tapi mudah dikuncikan. Selain itu, tali pengikat helm pun posisinya harus pas (tidak mencekik atau terlalu longgar), memiliki bahan yang lembut dan nyaman dengan bantalan dagu,” katanya lagi. Sementara hal lain yang harus juga diperhatikan dalam memilih helm adalah fitur yang ada di helm. Seperti kaca helm atau visor yang harus disesuaikan dengan kebutuhan, kunci keamanan tambahan dan fitur lainnya. Helm G2 sudah SNI dan sudah menciptakan desain yang beraneka ragam yang disesuaikan dengan fashion dan gaya yang berkembang di dunia otomotif Tanah Air. Nah yang asyiknya lagi, helm G2 bisa dipesan custom. Jadi tunggu apalagi pilihlah helm yang tepat yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.